Aku pindah ya….

January 2, 2010

Sejak tanggal 1 januari 2010 ini….aku pindah ke blog baru ya… Kalau kangen pengen liat kisah-kisahku, monggo langsung mampir aja ke sini :

http://hanyakiki.com

jangan lupa untuk komen ya….

Dan Seluruh Alam Raya Pun Mendukung!!

May 30, 2009

Ada yang pernah baca buku The Power of Kepepet (TEPOK) yg ditulis oleh Jaya Setiabudi? itu loh yang covernya warna hitam merah ada gambar orang lari karena dikejar harimau? ayo, tunjuk jari yang pernah baca!

sekitar 2 bulan lalu saya baca buku tersebut, keren abis…gaya bahasa yang amat sangat mengalir dengan ilustrasi yang imajinatif dan kadang2 mengundang senyum menjadi daya tarik tersendiri. tapi sayangnya saat itu saya tidak begitu banyak meresapi isi buku tersebut. baru beberapa minggu lalu saat ngeliat buku itu tergeletak di atas tumpukan kertas berserakan di kamar kost tiba2 kaya ada yang nyuruh aku untuk buka lagi tuh buku….

lembar demi lembar aku baca ulang, kali ini dengan amat konsentrasi dan baru aku sadarin kalo dulu pas pertama kali baca banyak banget maksud2 dalam buku tersebut yang aku missed. kemudian tibalah pada kata2 yang sampai sekarang selalu akan terngiang di otak aku, ‘ketika kita berani berkomitmen, maka seluruh alam raya akan mendukung!’ bingung ya maksudnya?

jadi gini, menurut pak jaya yang nulis, bahwa terkadang ketika kita ingin sukses kita selalu dimotivasi oleh iming2 mimpi yang tinggi. mungkin di satu sisi memang baik tapi tidak cukup hanya dengan mimpi tinggi untuk sukses. ada satu hal yang bahkan lebih kuat dari sekedar mimpi agar kita bisa sukses, dan hal tersebut adalah kepepet. masa sih kepepet bikin sukses? contoh nyata adalah ketika misalnya salah satu anggota keluarga kita masuk RS dan harus segera dioperasi kemudian as usual kita harus nyiapin duit lah buat operasi segera yang pasti berjuta2 butuhnya. lalu apa yang terjadi? dalam keadaan terpepet itulah segala cara akan kita lakukan bahkan tanpa menahan malu mungkin kita akan ngutang sana-sini supaya tuh uang bisa ada. padahal kalo dipikir2, kenapa juga kita harus susah2 untuk ngumpulin uang segitu banyak? belum tentu juga yang dioperasi selamat udah gitu kalo operasi gagal duit juga gak bisa balik tapi apa sih yang bikin kita jadi bener2 harus bisa punya uang banyak? jawabnya adalah kepepet, yaitu keadaan dimana kita tidak bisa berkata tidak karena pada saat itu pilihan kita hanya satu yaitu harus bisa.

lalu apa hubungannya kepepet ini dalam kehidupan sehari2 bahkan dalam bisnis yang kita jalani? ketika kita kepepet, tanpa sadar kita akan membuat komitmen dalam otak, ‘saya harus bisa’. ketika otak telah memiliki komitmen untuk sukses, secara otomatis otak ini seolah memberikan perintah kepada seluruh anggota tubuh kita untuk juga berkomitmen ‘saya harus bisa’ semacam seperti sugesti. mulai dari sugesti harus bisa ini lahirlah energi positif yang akan menggerakkan kita untuk ‘do something’. dengan adanya energi positif ini seolah kita seperti menyingkirkan segala macam kepesimisan yang sebelumnya memenuhi otak kita dan akhirnya kita bergerak dengan lebih terencana dan ujung2nya adalah sukses.

pernah mengalami hal demikian? saya mengalaminya bulan mei ini. ketika saya stagnan pada posisi 3% hampir selama 6 bulan lamanya, saya mencoba untuk berkomitmen. bulan ini saya harus naik level 6%. maka saya teringat dengan ilmu TEPOK ini. saya harus membuat diri saya sedikit terpepet, caranya : saya harus ganti HP bulan ini juga dengan cara nyicil. kenapa harus nyicil HP? karena dengan cara ini mau gak mau saya harus berpikir ‘saya harus naik level biar bonus saya naik dan saya bisa lunasin tuh HP!’ kalau ada yang inget mungkin pada saat pertengahan mei lalu saya sempat nulis di status saya ‘pokoknya akhir bulan ini HP baru sudah di tangan dan naik level 6%.’ hasilnya : saya sudah memegang HP baru impian saya dan level saya 6% bahkan keduanya terjadi beberapa hari sebelum benar2 akhir bulan.

ketika saya berkomitmen bulan mei ini, seolah segala cara menjadi mudah. tiba2 saya didatangin banyak prospek dan banyak order. mulai dari istrinya temen kerjanya temen aku (bingung loh!!!), istri sepupuku, propsek2 nun jauh di sana yang berbeda zona waktu dengan aku tinggal. dan memang benar bahwa seluruh alam raya mendukung komitmenku itu… nah, karena beberapa hari lagi bulan juni aku udah punya 3 komitmen baru di bulan juni. bulan juni ini aku harus naik level 9%, aku harus bisa mendapatkan tas silver itu dan memenuhi kualifikasi BC. jadi, jadi kalo kata teh mia ‘jangan takut deh berkomitmen!’ maka aku nimpalin ‘siapa takut buat berkomitmen?’

Hayu Contreng!

April 9, 2009
Hayu Contreng! sepenggal kalimat ini aku jadiin status facebook ku seharian kemaren pas pemilu legislatif. aku emang bukan KPU atau panitia, tapi aku sadar 1 suara yang aku berikan akan memberikan nilai. oke, begitu aku menempelkan status ini ada yang komen

Vandi Purnomo pada 14:35 09 April
aq putih aja

selanjutnya, bukan aku namanya kalo gak komen balik, karena bagi aku komen terhadap aku adalah suatu rizki tersendiri yang berarti ada juga ya yang memperhatikan apa yang aku lakuin atau aku tulis. gak ada maksud untuk ngajak ribut, aku komen balik seperti ini :

Rizki Amalia Chrysan pada 17:41 09 April
no comment kalo masalah golput, karena sebenrnya juga hak semua orang, tapi kalo aku sayang udah dikasih hak pilih gratis gak dipake, apalagi dari pemilu ini bisa nentuin siapa presidennya ntar. aku gak mau orang yg plinplan, suka nyerang pemerintahan, suka ngaku2 program orang lain yang naik jadi presiden…

ya, seperti yang aku bilang di atas aku bukan KPU atau panitia sukses, aku cuma masyarakat awam yang telah disadarkan melalui suatu tayangan di salah satu televisi swasta. tersadarkan? maksudnya apa? jauh2 hari sebelum pemilu aku sempat terpikir untuk golput. banyak sebab karena salah satunya adalah begitu banyak calon dan aku gak kenal siapa mereka. tapi melalui acara rohani tersebut yang kemudian kata2 itu diulang2 ama mamaku setiap kali aku bilang bahwa golput adalah hak semua orang, mau gak mau pikiran aku tersadarkan, aku emang harus nyontreng.

inti acara tersebut adalah ‘bahwa bila kita gak contreng, terus tiba2 naiklah seseorang yang gak sesuai dengan sebagian besar masyarakat dan keadaan jadi rusuh ataupun kacau, maka golput = dosa.’ lagian juga aku selalu pegang suatu prinsip, kalo kita emang pengen sesuatu lebih baik, ya do something lah! jangan cuma bisa apatis, jelek2in doang! cari solusi. dan golput bagi aku gak akan menyelesaikan masalah, karena dengan golput, kita cuma bisa terima hasil apa adanya dan gak ada hak buat ngubahnya. kasarnya boleh dibilang ‘ lagian siapa suruh golput? lo kan gak bisa apa2, orang keputusan udah diambil kok! siapa lo? mau ngubah2 segala padahal pas hari H gak ada? makanya contreng dong!’

emang sih dengan banyaknya calon, kita gak akan mungkin kenal satu2, tapi yakin nih gak bisa kenal? atau sebenernya kita yang males kenal aja? media informasi sekarang canggih loh! mau cari info kapanpun dan dimanapun bisa. apalagi para caleg ini pasti punya blog (no komen buat yang gak punya…), di sana kita bisa ‘kenalan’. lagian juga kan hp bisa internetan, kenapa gak dipake?

jadi, bagi aku gak ada lagi yang namanya alasan buat golput, lagian milih itu gratis, dan dari pemilu legislatif ini loh presiden yang nanti bisa ditentuin…
sayang kan seperti yang aku bilang kalo yang naik jadi presiden itu adalah yang gak kompeten alias yang cuma bisa meributkan sesuatu yang gak perlu.

ini menurut aku, lalu bagaimana dengan kamu?